Tampilkan postingan dengan label Materi Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Umum. Tampilkan semua postingan

Tata Cara Sholat Jenazah (Tarjih Muhammadiyah)

 

🕌 Tata Cara Sholat Jenazah (Tarjih Muhammadiyah)

✅ Ciri Utama:

  • Tanpa ruku’, sujud, duduk
  • Empat kali takbir
  • Semua bacaan dibaca sirr (pelan)

 

1. Niat

Cukup dalam hati. (Tidak perlu dilafalkan)

 

2. Takbir Pertama

Angkat tangan, lalu baca:

📖 Al-Fatihah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ
غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

 

3. Takbir Kedua

Angkat tangan, lalu baca:

🤲 Shalawat Nabi

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ،
كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ،

بَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ،
كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَآلِ إِبْرَاهِيمَ،
إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

Artinya

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad,
sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim.

Ya Allah, limpahkanlah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad,
sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim.
Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”

4. Takbir Ketiga

Angkat tangan, lalu baca:

🤲 Doa untuk Jenazah

(Ini doa yang kuat dalam hadits)

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ
وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ

Artinya: Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, berikanlah keselamatan kepadanya, maafkanlah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, dan lapangkanlah kuburnya.

(Sampai sini boleh dibaca, dan sudah sah)

وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ
وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ
وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ
وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ
وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Artinya: Dan bersihkanlah dia dengan air, salju, dan embun dingin, sucikanlah dia dari dosa-dosa sebagaimana Engkau membersihkan pakaian putih dari kotoran, gantikanlah baginya tempat tinggal yang lebih baik dari tempat tinggalnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya, masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dia dari azab kubur.

5. Takbir Keempat

Angkat tangan, lalu baca doa singkat:

اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ
وَلَا تُضِلَّنَا بَعْدَهُ
وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Artinya: Ya Allah, jangan Engkau haramkan kami dari pahalanya, jangan Engkau sesatkan kami setelah kepergiannya, dan ampunilah kami serta dia.

6. Salam

  • Salam:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ

 

Absen Bimbingan PKL SMK Muhammadiyah 1 Jakarta Tahun 2025-2026

 Wajib Absen Setiap Kalian PKL, jika tidak absen maka dinyatakan Alpa, dan akan di panggail untuk pembinaan

Silahkan klik link berikut ini

https://forms.gle/xHYDrGpAuSMu7TSv7

Aben PKL SMK Muhammadiyah 1 Jakarta Kelas XII TO A

 Silahkan Absen Wajib Setiap hari, jika tidak absen maka dianggap Alfa, dan akan diproses atau dibina ke sekolah 

Klik disini

https://forms.gle/FPxC4de8UiMayyxZ8

KISI-KISI SOAL AL-ISLAM KELAS 12 ATS GANJIL 2025-2026

 PILIHLAH JAWABAN YANG BENAR

  1. QS. Ali Imran ayat 190 menjelaskan pentingnya berpikir kritis terhadap fenomena alam. Bunyi ayat tersebut adalah:
    ﴿إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ﴾
    Yang dimaksud Ulul Albab adalah …
    a. Orang yang hafal Al-Qur’an
    b. Orang yang banyak harta
    c. Orang yang berakal sehat dan berpikir kritis
    d. Orang yang beribadah tanpa ilmu
    e. Orang yang meninggalkan dunia
  2. Salah satu hadis yang mendorong umat Islam untuk mencari ilmu adalah:
    ﴿طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ﴾
    Makna hadis tersebut adalah …
    a. Menuntut ilmu hanya untuk ulama
    b. Menuntut ilmu hanya untuk laki-laki
    c. Menuntut ilmu adalah kewajiban setiap muslim
    d. Ilmu dunia tidak penting
    e. Ilmu hanya untuk para sahabat
  3. Contoh sikap berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari adalah …
    a. Mengikuti pendapat tanpa pertimbangan
    b. Menerima berita tanpa tabayun
    c. Menganalisis masalah sebelum mengambil keputusan
    d. Menolak semua pendapat orang lain
    e. Membiarkan masalah tanpa solusi
  4. Meyakini qada dan qadar merupakan bagian dari …
    a. Rukun Islam
    b. Rukun Iman
    c. Rukun Ihsan
    d. Rukun Tauhid
    e. Rukun Haji
  5. Qada adalah …
    a. Ketetapan Allah yang sudah terjadi
    b. Usaha manusia dalam hidup
    c. Ikhtiar manusia dalam beramal
    d. Ilmu yang dipelajari di sekolah
    e. Balasan amal manusia
  6. Keyakinan kepada qada dan qadar membuat seorang muslim …
    a. Putus asa terhadap hidup
    b. Pasrah tanpa usaha
    c. Optimis dan tetap berusaha
    d. Malas dalam bekerja
    e. Tidak mau berdoa
  7. Percaya kepada hari akhir termasuk …
    a. Rukun Islam
    b. Rukun Iman
    c. Sunnah Rasul
    d. Hukum Fiqih
    e. Ihsan
  8. Dengan meyakini adanya hari akhir, seorang muslim akan …
    a. Malas bekerja
    b. Takut kepada manusia
    c. Rajin beribadah dan beramal saleh
    d. Hidup seenaknya
    e. Mengutamakan harta dunia
  9. Firman Allah tentang hari akhir dalam QS. Al-Zalzalah ayat 7-8 adalah:
    ﴿فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ ۝ وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ﴾
    Makna ayat ini adalah …
    a. Amal kecil tidak diperhitungkan
    b. Amal baik dan buruk akan mendapatkan balasan
    c. Amal baik akan hilang di akhirat
    d. Amal buruk bisa dihapus tanpa taubat
    e. Amal manusia tidak penting

10.   Menyadari dunia hanya sementara mendorong kita untuk …
a. Bermain sepanjang hidup
b. Sibuk dengan urusan dunia
c. Beribadah sungguh-sungguh sebagai bekal akhirat
d. Menolak semua kegiatan dunia
e. Tidak mau berusaha

  1. QS. Ali Imran ayat 159 menjelaskan prinsip musyawarah. Bunyi ayatnya adalah:
    ﴿وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ﴾
    Makna ayat tersebut adalah …
    a. Hidup harus sendiri
    b. Bermusyawarah dalam urusan bersama
    c. Tidak perlu mendengar pendapat orang lain
    d. Semua keputusan ada di pemimpin saja
    e. Musyawarah hanya untuk masalah kecil

12.  Apa yang dimaksud dengan qada dalam istilah Islam?
a. Ukuran dan ketetapan Allah SWT
b. Ketentuan Allah SWT sejak zaman azali
c. Perintah Allah kepada malaikat
d. Usaha manusia dalam kehidupan
e. Doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT

13.  Yang dimaksud dengan qadar adalah …
a. Ukuran atau ketetapan Allah SWT yang berlaku pada makhluk-Nya
b. Rencana manusia dalam menjalani kehidupan
c. Perintah Allah kepada malaikat
d. Balasan Allah atas amal perbuatan manusia
e. Takdir akhirat yang sudah pasti

14.  Dalil Al-Qur’an tentang qada dan qadar terdapat dalam QS. Al-Hadid ayat 22-23. Potongan ayat berikut berbunyi:

﴿ مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَا ﴾

Apa makna dari ayat tersebut?
a. Semua musibah terjadi tanpa sepengetahuan Allah
b. Semua musibah sudah ditetapkan Allah dalam kitab sebelum diciptakan
c. Musibah hanya terjadi karena kelalaian manusia
d. Allah tidak mengetahui musibah di bumi dan diri manusia
e. Musibah adalah ujian tanpa ada takdir

15.  Hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang qada dan qadar berbunyi:

إِنَّ أَوَّلَ مَا خَلَقَ اللَّهُ الْقَلَمَ، فَقَالَ لَهُ: اكْتُبْ. قَالَ: رَبِّ، وَمَاذَا أَكْتُبُ؟ قَالَ: اكْتُبْ مَقَادِيرَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ

Hadis tersebut menjelaskan bahwa …
a. Segala sesuatu belum tertulis dalam kitab Allah
b. Segala sesuatu sudah ditulis oleh Allah sejak awal penciptaan
c. Allah hanya menulis sebagian takdir manusia
d. Manusia dapat menulis takdirnya sendiri
e. Takdir hanya berlaku untuk orang beriman

16.  Iman kepada qada dan qadar dapat menumbuhkan sikap …
a. Pesimis
b. Putus asa
c. Optimis
d. Ragu
e. Takut berusaha

17.  Salah satu hikmah beriman kepada qada dan qadar adalah …
a. Membuat manusia malas berusaha
b. Membuat manusia sombong atas keberhasilan
c. Membuat manusia putus asa dalam menghadapi ujian
d. Membuat manusia sabar dan ikhlas menerima ketentuan Allah
e. Membuat manusia merasa tidak perlu tawakal

18.  Hubungan iman kepada qada dan qadar dengan ikhtiar adalah …
a. Beriman kepada takdir membuat manusia tidak perlu berusaha
b. Ikhtiar adalah bentuk usaha manusia yang tetap berada dalam ketetapan Allah
c. Ikhtiar tidak ada hubungannya dengan takdir
d. Qada dan qadar meniadakan ikhtiar manusia
e. Ikhtiar hanya berlaku di akhirat

19.  Takdir mu‘allaq adalah …
a. Takdir yang tidak bisa diubah
b. Takdir yang bisa berubah dengan doa dan usaha
c. Takdir yang sudah pasti berlaku
d. Takdir yang hanya berlaku di akhirat
e. Takdir yang ditulis malaikat maut

20.  Takdir mubram adalah …
a. Takdir yang bisa diubah dengan doa
b. Takdir yang sudah pasti berlaku dan tidak bisa diubah
c. Takdir yang hanya berlaku di dunia
d. Takdir yang ditentukan manusia
e. Takdir yang berubah karena amal saleh

21.  Salah satu contoh penerapan iman kepada qada dan qadar dalam kehidupan sehari-hari adalah …
a. Tidak belajar karena sudah yakin akan lulus
b. Tetap belajar keras sambil berdoa agar mendapatkan hasil terbaik
c. Menunggu takdir datang tanpa berusaha
d. Hanya tawakal tanpa ikhtiar
e. Menyerah sebelum berusaha

22.  Bagaimana sikap seorang muslim jika mengalami musibah?
a. Menyalahkan takdir Allah
b. Bersedih tanpa harapan
c. Bersabar, ikhlas, dan mengambil hikmah
d. Berhenti beribadah karena kecewa
e. Putus asa menghadapi kehidupan

23.  Apa manfaat beriman kepada qada dan qadar dalam bekerja?
a. Menjadi malas karena semua sudah ditakdirkan
b. Meningkatkan semangat bekerja dan optimis
c. Tidak perlu berusaha keras
d. Merasa sombong dengan hasil kerja
e. Cepat menyerah saat gagal

24.  Dalam QS. At-Taghabun ayat 11 disebutkan:

﴿ مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَن يُؤْمِن بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ﴾

Ayat ini menjelaskan bahwa …
a. Musibah terjadi tanpa izin Allah
b. Musibah hanya terjadi karena perbuatan manusia
c. Musibah terjadi dengan izin Allah, dan orang beriman diberi ketenangan hati
d. Musibah adalah balasan atas dosa besar saja
e. Musibah hanya menimpa orang kafir

25.  Dalam ilmu tajwid, bacaan pada lafadz ﴿ مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ ﴾ terdapat hukum …
a. Idgham bilaghunnah
b. Ikhfa’
c. Izhar
d. Qalqalah
e. Idgham bighunnah

26.  Dalam lafadz ﴿ قَدْرٍ ﴾ terdapat hukum tajwid berupa …
a. Qalqalah sugra
b. Idgham mutamatsilain
c. Izhar syafawi
d. Mad wajib muttashil
e. Idgham bigunnah

27.  Hikmah terbesar beriman kepada qada dan qadar adalah …
a. Membuat manusia hidup tanpa arah
b. Membuat manusia pasrah tanpa ikhtiar
c. Membuat manusia hidup tenang, optimis, sabar, dan tawakal
d. Membuat manusia putus asa dalam menghadapi cobaan
e. Membuat manusia tidak mau berusaha

28.  Secara bahasa, sabar berarti …
a. Diam tanpa bicara
b. Menahan diri dari hal-hal yang dilarang Allah
c. Tidak makan dan minum
d. Menjauhi semua teman
e. Menghindari pergaulan

29.  Secara istilah, sabar adalah …
a. Menahan diri untuk tidak marah
b. Menahan diri dalam ketaatan, menjauhi maksiat, dan menerima cobaan
c. Tidak bekerja keras
d. Melupakan semua kesulitan
e. Menerima keadaan dengan pasrah tanpa usaha

30.  Sabar dalam menjalankan perintah Allah disebut …
a. Sabar dalam ketaatan
b. Sabar menghadapi ujian
c. Sabar menghadapi musibah
d. Sabar meninggalkan dunia
e. Sabar terhadap makhluk

31.  Menerima ujian dari Allah dengan lapang dada adalah contoh …
a. Sabar dalam ketaatan
b. Sabar dalam menghadapi musibah
c. Sabar menahan amarah
d. Sabar meninggalkan maksiat
e. Sabar menghadapi kesenangan

32.  Tetap tabah, tidak putus asa, dan berusaha menghadapi kesulitan hidup adalah …
a. Sabar dalam musibah
b. Sabar dalam menghadapi ujian
c. Sabar meninggalkan nikmat
d. Sabar dalam dakwah
e. Sabar dalam doa

33.  Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 153:

﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ ﴾

Ayat tersebut memerintahkan orang beriman untuk …
a. Menjadi kaya dan dermawan
b. Menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong
c. Menghindari musibah
d. Selalu bekerja keras
e. Menghindari ujian

34.  QS. Al-Baqarah: 155 menyebutkan bahwa manusia diuji dengan …
a. Nikmat dan kekuasaan
b. Ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan
c. Kesehatan dan umur panjang
d. Rezeki yang melimpah
e. Ilmu pengetahuan

35.  Dalam QS. Al-Baqarah: 156, orang yang sabar ketika mendapat musibah mengucapkan …

﴿ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ ﴾

Makna dari ayat ini adalah …
a. Semua musibah berasal dari setan
b. Kita milik Allah dan akan kembali kepada-Nya
c. Musibah hanyalah cobaan tanpa arti
d. Ujian adalah hukuman manusia
e. Hidup hanyalah permainan

36.  QS. Ibrahim: 9 menjelaskan tentang …
a. Orang yang rajin beribadah
b. Orang yang bersabar dalam musibah
c. Orang yang mendustakan rasul dan mendapat azab pedih
d. Orang yang mendapat nikmat Allah
e. Orang yang selalu bersyukur

37.  Salah satu hikmah sabar adalah …
a. Membuat hidup tanpa ujian
b. Menghapus dosa dan meningkatkan derajat iman
c. Membuat manusia kaya
d. Menjauhkan dari manusia
e. Terhindar dari sakit

38.  Hadis Rasulullah SAW:

« مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حَزَنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ » (رواه البخاري ومسلم)

Hadis ini menjelaskan bahwa …
a. Musibah hanya menambah pahala
b. Musibah menghapus dosa seorang muslim
c. Musibah datang karena salah manusia
d. Musibah tidak berhubungan dengan dosa
e. Musibah hanya untuk orang kafir

39.  Musibah yang diberikan Allah menjadi media …
a. Menghapus dosa dan meningkatkan derajat iman
b. Menambah penderitaan
c. Memutus silaturahmi
d. Menghindari nikmat
e. Membuat manusia putus asa

40.  Bertawakal dalam menghadapi musibah artinya …
a. Pasrah tanpa usaha
b. Menyerahkan hasil usaha kepada Allah setelah berusaha
c. Mengandalkan manusia
d. Menghindari segala cobaan
e. Menunggu pertolongan tanpa berdoa

41.  Berprasangka baik kepada Allah dalam menghadapi musibah berarti …
a. Menyalahkan orang lain
b. Meyakini bahwa di balik cobaan ada hikmah
c. Menganggap musibah kebetulan
d. Tidak percaya adanya ujian
e. Menolak semua cobaan

42.  Menghadapi musibah dengan mengingat nikmat Allah artinya …
a. Mengingat bahwa Allah sudah memberi banyak nikmat
b. Melupakan cobaan
c. Tidak mensyukuri nikmat
d. Menganggap nikmat lebih penting
e. Menyalahkan keadaan

43.  Balasan bagi orang yang sabar menurut QS. Al-Baqarah: 157 adalah …
a. Dunia yang luas
b. Rahmat, petunjuk, dan keberuntungan dari Allah
c. Terbebas dari semua ujian
d. Umur panjang
e. Kekayaan berlimpah

44.  Sabar adalah kunci …
a. Kesedihan
b. Keberuntungan dan cinta Allah
c. Kemalasan
d. Kekayaan
e. Menghindari ujian

45.  Pada lafadz وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ terdapat hukum tajwid …
a. Idgham bila ghunnah
b. Ikhfa’
c. Qalqalah
d. Tasydid (syaddah) pada huruf syin
e. Idgham mutaqaribain

46.  Pada lafadz إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ terdapat hukum tajwid …
a. Idgham bighunnah pada “إِنَّ”
b. Ikhfa’ haqiqi
c. Qalqalah kubra
d. Mad jaiz munfashil
e. Izhar syafawi

47.  Pada lafadz خَوْفٍ وَجُوعٍ dalam QS. Al-Baqarah: 155 terdapat hukum tajwid …
a. Izhar halqi
b. Ikhfa’ haqiqi
c. Idgham mutaqaribain
d. Qalqalah sughra
e. Iqlab

48.  Apabila jenazah tidak ditemukan seluruh tubuhnya (misalnya karena kecelakaan), maka kewajiban kaum muslimin adalah …
a. Tidak perlu dishalatkan
b. Menyembelih hewan kurban sebagai ganti
c. Menshalatkan dan menguburkan bagian tubuh yang ada
d. Menunda pemakaman hingga ditemukan seluruh tubuh
e. Membaca doa qunut sebagai pengganti shalat jenazah

49.  Orang yang paling berhak memandikan jenazah adalah …
a. Semua orang tanpa kecuali
b. Musuhnya semasa hidup
c. Keluarga terdekat yang sejenis kelamin
d. Tetangga jauh
e. Orang yang belum baligh

50.  Urutan mengurus jenazah yang benar adalah …
a. Mengafani → Memandikan → Menshalatkan → Menguburkan
b. Memandikan → Mengafani → Menshalatkan → Menguburkan
c. Menshalatkan → Memandikan → Mengafani → Menguburkan
d. Menguburkan → Memandikan → Menshalatkan → Mengafani
e. Membakar → Menshalatkan → Menguburkan → Memandikan

KISI-KISI SOAL AL-ISLAM KELAS XI ATS GANJIL 2025-2026

 PILIHLAH JAWABAN YANG BENAR

  1. Firman Allah QS. Al-Isra’ ayat 34:

﴿وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُولًا﴾

Ayat ini menegaskan kewajiban …
a. Menepati janji
b. Mengingkari perjanjian
c. Mengabaikan kesepakatan
d. Membatalkan janji
e. Menunda perjanjian

  1. Menepati janji merupakan salah satu tanda …
    a. Orang munafik
    b. Orang beriman
    c. Orang lalai
    d. Orang pendusta
    e. Orang kafir
  2. Rasulullah ﷺ bersabda:

﴿آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ: إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ﴾

Hadis ini menjelaskan salah satu ciri orang munafik adalah …
a. Menepati janji
b. Menyampaikan amanah
c. Mengingkari janji
d. Berkata benar
e. Bersyukur

  1. Akibat dari tidak menepati janji adalah …
    a. Mendapat kepercayaan orang lain
    b. Menjadi orang munafik
    c. Dicintai Allah
    d. Mendapat pahala besar
    e. Menjadi teladan baik
  2. Menepati janji dalam kehidupan sehari-hari ditunjukkan dengan …
    a. Membatalkan janji sesuka hati
    b. Menepati waktu yang disepakati
    c. Lalai terhadap tanggung jawab
    d. Mengabaikan komitmen
    e. Menunda tanpa alasan
  3. Firman Allah QS. Ibrahim ayat 7:

﴿لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ﴾

Ayat ini menunjukkan bahwa syukur akan …
a. Mengurangi nikmat
b. Menambah nikmat
c. Menghilangkan nikmat
d. Membatasi nikmat
e. Menunda nikmat

7.      Firman Allah dalam QS. Ali Imran ayat 190 berbunyi:

﴿إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ﴾

Ayat ini menunjukkan bahwa tanda-tanda kebesaran Allah dapat dilihat melalui …
a. Kekayaan manusia
b. Perbedaan malam dan siang serta ciptaan Allah
c. Kemajuan peradaban kuno
d. Tradisi dan budaya nenek moyang
e. Kedudukan sosial manusia

  1. Siapakah yang dimaksud dengan Ulul Albab dalam QS. Ali Imran ayat 190?
    a. Orang yang banyak harta
    b. Orang yang berakal sehat dan berpikir mendalam
    c. Orang yang lalai dari ibadah
    d. Orang yang hanya mengandalkan tradisi
    e. Orang yang tidak berilmu
  2. QS. Ali Imran ayat 191 berbunyi:

﴿الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ﴾

Ayat ini menekankan keseimbangan antara …
a. Dzikir dan berpikir
b. Amal dan harta
c. Doa dan sedekah
d. Perang dan damai
e. Dunia dan akhirat semata

  1. QS. Ar-Rahman ayat 33 berbunyi:

﴿يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنْفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانْفُذُوا ۚ لَا تَنْفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ﴾

Kata "بِسُلْطَانٍ" pada ayat ini bermakna …
a. Harta benda
b. Kekuatan ilmu pengetahuan
c. Keturunan mulia
d. Kekuasaan politik
e. Amalan ibadah

  1. Hadis Nabi ﷺ:

﴿طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ﴾

Hadis ini menunjukkan bahwa …
a. Menuntut ilmu hanya untuk laki-laki
b. Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim
c. Ilmu hanya dicari pada masa muda
d. Ilmu hanya untuk para ulama
e. Ilmu dunia tidak penting

  1. Membiasakan berpikir kritis menurut Islam berarti …
    a. Menolak semua pendapat orang lain
    b. Menelaah dan mencari kebenaran dengan dalil
    c. Mengikuti tanpa bertanya
    d. Mengkritik tanpa dasar
    e. Membantah untuk menang
  2. Mencintai IPTEK dalam Islam berarti …
    a. Menolak ilmu modern
    b. Menggunakan ilmu pengetahuan untuk kebaikan
    c. Mengutamakan hiburan daripada ilmu
    d. Mengabaikan Al-Qur’an demi teknologi
    e. Membatasi diri hanya pada ilmu agama

14.  Hubungan berpikir kritis dengan IPTEK dalam Islam adalah …
a. Kritis mendorong pengembangan IPTEK
b. Kritis membuat orang malas belajar
c. IPTEK tidak diperlukan dalam Islam
d. Kritis hanya untuk urusan agama
e. Kritis berarti menolak teknologi

  1. Mengapa QS. Ali Imran ayat 190–191 mendorong umat Islam untuk berpikir tentang ciptaan Allah?
    a. Agar manusia menemukan hikmah dan mengembangkan ilmu
    b. Agar manusia hanya sibuk beribadah fisik
    c. Agar manusia meninggalkan dunia
    d. Agar manusia menjadi kaya
    e. Agar manusia tidak peduli lingkungan
  2. QS. Ar-Rahman ayat 33 memberikan motivasi bahwa …
    a. Menguasai alam hanya dengan izin Allah dan ilmu
    b. Alam semesta tidak perlu dikaji
    c. Teknologi bertentangan dengan agama
    d. Sains membuat manusia sombong
    e. Manusia tidak boleh berpikir
  3. Hadis Rasulullah ﷺ:

﴿مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ﴾  

Hadis ini bermakna …
a. Orang yang mencari ilmu akan dimudahkan jalannya menuju surga
b. Ilmu hanya untuk dunia semata
c. Orang bodoh lebih dekat ke surga
d. Surga hanya untuk ulama
e. Tidak perlu ilmu untuk ke surga

18.  Hukum bacaan pada lafaz ﴿لِأُولِي الْأَلْبَابِ﴾ adalah …
a. Idgham bilaghunnah
b. Idgham bighunnah
c. Qalqalah
d. Mad wajib muttasil
e. Ikhfa

  1. Panjang mad pada lafaz ﴿السَّمَاوَاتِ﴾ adalah …
    a. 1 harakat
    b. 2 harakat
    c. 4–5 harakat
    d. 6 harakat
    e. Tidak dipanjangkan
  2. Rasulullah ﷺ bersabda:

﴿مَنْ لا يَشْكُرِ النَّاسَ لا يَشْكُرِ اللَّهَ﴾

Hadis ini menjelaskan bahwa …
a. Bersyukur hanya kepada Allah
b. Tidak perlu berterima kasih kepada manusia
c. Bersyukur kepada manusia juga bagian dari syukur kepada Allah
d. Syukur tidak penting
e. Syukur hanya dalam hati

21.  Hadis Nabi ﷺ:

﴿مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ﴾

Makna hadis ini adalah …
a. Berbicara sesuka hati
b. Diam lebih baik daripada berkata buruk
c. Tidak perlu menjaga lisan
d. Boleh berkata dusta
e. Mengutamakan caci maki

22.  Akibat tidak menjaga lisan adalah …
a. Dicintai masyarakat
b. Mendapat banyak teman
c. Menyakiti orang lain dan menimbulkan dosa
d. Mendapat pahala besar
e. Menjadi teladan baik


23.  Hadis Rasulullah ﷺ:

﴿مَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ﴾

Hadis ini menjelaskan keutamaan …
a. Membuka aib orang lain
b. Menyebarkan keburukan
c. Menutup aib sesama
d. Menghina orang lain
e. Menyalahkan orang lain

24.  Akibat menutup aib orang lain adalah …
a. Allah akan menutup aib kita di dunia dan akhirat
b. Allah membuka semua rahasia kita
c. Kehormatan berkurang
d. Hilangnya pahala
e. Mendapat kebencian

25.  Allah melarang minuman keras dalam QS. Al-Maidah: 90:

﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ﴾

Ayat ini memerintahkan kita untuk …
a. Mencoba minuman keras
b. Menjauhi khamr agar beruntung
c. Menjual minuman keras
d. Mengurangi minuman keras
e. Membeli minuman keras


26. Dalam QS. Al-Hujurat: 10 Allah berfirman:

﴿ إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ﴾

Ayat ini menekankan pentingnya …
a. Perkelahian
b. Persaudaraan dan mendamaikan sesama
c. Persaingan antar pelajar
d. Keberanian dalam berkelahi
e. Menjadi juara

27.   Hadis Rasulullah SAW:

« لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ » (رواه ابن ماجه)

28.   Hadis ini mengajarkan …
a. Jangan berbuat yang merugikan diri dan orang lain
b. Jangan berdoa di hadapan orang
c. Jangan membantu orang lain
d. Jangan belajar keras
e. Jangan menjaga kesehatan


29. Hadis tentang khamr:

« كُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ » (رواه مسلم)

Makna hadis ini adalah …
a. Semua makanan haram
b. Semua yang memabukkan itu haram
c. Semua minuman halal
d. Semua permainan haram
e. Semua obat halal


30. Larangan narkoba dalam Islam termasuk menjaga salah satu maqashid syariah, yaitu …
a. Menjaga harta
b. Menjaga akal
c. Menjaga lingkungan
d. Menjaga pekerjaan
e. Menjaga perasaan


31. Pada lafadz إِنَّمَا الْخَمْرُ terdapat hukum tajwid …
a. Izhar halqi
b. Ikhfa’ haqiqi
c. Iqlab
d. Qalqalah
e. Idgham bighunnah


32. Pada lafadz فَاجْتَنِبُوهُ terdapat hukum tajwid …
a. Qalqalah pada huruf jim
b. Izhar syafawi
c. Ikhfa’ haqiqi
d. Idgham mutaqaribain
e. Mad wajib muttasil


33. Pada lafadz إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ terdapat hukum tajwid …
a. Idgham bighunnah pada nun tasydid
b. Ikhfa’ haqiqi
c. Qalqalah kubra
d. Izhar syafawi
e. Iqlab


34. Pada lafadz رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ terdapat hukum tajwid …
a. Ikhfa’ pada مِنْ عَمَلِ
b. Izhar halqi
c. Qalqalah sughra
d. Mad thabi’i
e. Idgham bilaghunnah


35. Pada lafadz فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ terdapat hukum tajwid …
a. Izhar halqi pada بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ
b. Ikhfa’ haqiqi
c. Idgham bighunnah
d. Qalqalah sughra
e. Iqlab

36. Perhatikan وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ
→ Ayat selanjutnya adalah …

a. الَّذِي جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُ
b. كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
c. إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
d. أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ
e. فِي عَمَدٍ مُمَدَّدَةٍ

38. Surat Al-Humazah ayat 3

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ
→ Ayat selanjutnya adalah …

a. كَلَّا لَيُنبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ
b. وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ
c. نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ
d. إِنَّهَا عَلَيْهِم مُّؤْصَدَةٌ
e. فِي عَمَدٍ مُمَدَّدَةٍ

39. Surat At-Takatsur ayat 1

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ
→ Ayat selanjutnya adalah …

a. ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
b. كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
c. حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ
d. وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ
e. إِنَّهُ عَلَى رَجْعِهِ لَقَادِرٌ

40. Surat At-Takatsur ayat 4

كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
→ Ayat selanjutnya adalah …

a. ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
b. ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ
c. حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ
d. إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
e. وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ

41. Surat Al-Qāri‘ah ayat 1

الْقَارِعَةُ
→ Ayat selanjutnya adalah …

a. مَا الْقَارِعَةُ
b. وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ
c. يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ
d. وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ
e. فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ

42. Surat Al-Qāri‘ah ayat 2

مَا الْقَارِعَةُ
→ Ayat selanjutnya adalah …

a. فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ
b. وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ
c. يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ
d. نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ
e. حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ

43. Surat Al-Qāri‘ah ayat 4

يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ
→ Ayat selanjutnya adalah …

a. وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ
b. فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ
c. فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ
d. ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
e. كَلَّا لَيُنبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ

44. Surat Al-Humazah ayat 8

إِنَّهَا عَلَيْهِم مُّؤْصَدَةٌ
→ Ayat selanjutnya adalah …

a. فِي عَمَدٍ مُمَدَّدَةٍ
b. نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ
c. أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ
d. مَا الْقَارِعَةُ
e. وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ

45. Surat At-Takatsur ayat 7

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ
→ Ayat selanjutnya adalah …

a. إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
b. وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ
c. ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
d. وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ
e. يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ

46. Surat Al-Qāri‘ah ayat 6

فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ
→ Ayat selanjutnya adalah …

a. فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ
b. فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ
c. نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ
d. وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ
e. ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ

47. Surat الماعون:1

﴿أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ﴾
Lanjutan ayat berikutnya adalah …
a. ﴿فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ﴾
b. ﴿وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ﴾
c. ﴿فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ﴾
d. ﴿الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ﴾
e. ﴿الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ﴾

48. Menghindari perkelahian antar pelajar dapat menumbuhkan …
a. Kebencian
b. Solidaritas dan persahabatan
c. Permusuhan
d. Kekerasan
e. Perpecahan 


49. Seseorang yang menjauhi narkoba dan minuman keras akan …
a. Dijauhi teman
b. Disayang Allah dan hidup sehat
c. Menjadi lemah
d. Kurang pergaulan
e. Terlihat aneh


50. Menghindari khamr dan narkoba merupakan bentuk ketaatan kepada …
a. Guru
b. Allah SWT
c. Orang tua
d. Teman sebaya
e. Pemerintah saja

Laporan Absen PJJ Kelas 12 TO A

 Absen ini Wajib kalian isi, Jika tidak Diisi, maka kalian dianggap tidak hadir atau ALFA

Silahkan Klik link berikut ini

https://forms.gle/1VGpcRzi4eNZNvCd7

Tugas Al-Islam Kelas 12 Mengenai Sabar Menghadapi Mushibah

 Silahkan baca Materi Berikut ini

Materi Al-Islam kelas 12 tentang Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian mencakup pengertian sabar, jenis-jenis sabar, dalil Al-Qur'an (terutama QS. Al-Baqarah: 155-156 dan QS. Ibrahim: 9), serta hikmah dan cara bersabar. Sabar adalah menahan diri dalam menghadapi cobaan, tidak tergesa-gesa, dan tetap taat kepada Allah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan derajat iman, menghapus dosa, dan meraih keberuntungan serta cinta Allah SWT. 
1. Pengertian Sabar
  • Secara bahasa: menahan diri dari hal-hal yang dilarang Allah. 
  • Secara istilah: menahan diri dalam ketaatan kepada Allah, menjauhi maksiat, dan menerima cobaan serta musibah yang diberikan oleh Allah SWT. 
2. Jenis-jenis Sabar 
  • Sabar dalam ketaatan: Konsisten dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi perbuatan maksiat.
  • Sabar dalam menghadapi musibah: Menerima segala ujian dan cobaan yang datang dari Allah dengan lapang dada.
  • Sabar dalam menghadapi ujian: Tetap tabah, tidak mudah putus asa, dan terus berusaha saat menghadapi kesulitan hidup.
3. Dalil-dalil Sabar
  • Menggambarkan cobaan hidup (ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan) serta perintah untuk bersabar. 
  • "Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu...". 
  • Ayat yang menjelaskan tentang orang-orang yang tidak percaya dan akan menimpa mereka azab yang pedih. 
4. Hikmah di Balik Musibah dan Ujian
  • Media peningkatan derajat: Musibah menjadi sarana untuk meningkatkan derajat keimanan seseorang di sisi Allah SWT. 
  • Pengampunan dosa: Kesulitan dan musibah dapat menghapus dosa-dosa seorang muslim, seperti yang dijelaskan dalam Hadis Bukhari dan Muslim. 
  • Penguat iman: Ujian membantu menguatkan dan menguji keimanan seseorang. 
5. Cara Bersabar
  • Bertawakal:
    Menyerahkan segala urusan dan hasil usaha kepada Allah SWT setelah berusaha. 
  • Berprasangka baik:
    Selalu berprasangka baik kepada Allah SWT dan meyakini bahwa di setiap cobaan ada hikmah. 
  • Mengenang nikmat Allah:
    Mengingat nikmat-nikmat Allah yang telah diberikan dan tidak boleh sombong atasnya.